Defense Talk: Membangun Postur yang Adaptif terhadap Ancaman Hibrida
Dialog bersama praktisi membahas integrasi siber, intelijen, dan kekuatan konvensional.
Ancaman hibrida menuntut kemampuan yang adaptif serta koordinasi antarlembaga.
Dialog bersama praktisi membahas integrasi siber, intelijen, dan kekuatan konvensional. Perkembangan tersebut menjadi bagian penting dalam membaca perubahan lingkungan strategis serta kesiapan pertahanan nasional.
Menjaga kesiapan dalam perubahan strategis
Penguatan kapasitas tidak hanya ditentukan oleh modernisasi alat utama sistem senjata, tetapi juga kualitas sumber daya manusia, interoperabilitas antarsatuan, dan kesinambungan kebijakan.
Bagi Indonesia, setiap keputusan pertahanan perlu ditempatkan dalam kepentingan nasional yang lebih luas: menjaga kedaulatan, meningkatkan daya tangkal, sekaligus mempertahankan stabilitas kawasan.




